Senin, 02 April 2018

TUGAS KAJIAN PROSA FIKSI

Nama                 : Faidatun Mujawanah
Kelas                  : 4D
NPM                  : 16410169
Mata Kuliah       : Kajian Prosa Fiksi

Ulasan Cerpen Gadis Kecil Beralis Tebal Bermata Cemerlang
Ilustrasi Wayan Kun Adnyana yang dimuat dalam Kompas

Cerpen Gadis Kecil Beralis Tebal Bermata Cemerlang  ini merupakan cerpen yang menarik untuk dibaca. Dilihat dari judulnya cerpen ini sangat unik sehingga menarik pembaca untuk membacanya. Kesan awal membaca cerpen ini alurnya sudah gampang ditebak dan ternyata kesan pertama saya membaca ini pun salah. Di awal cerita pengarang sudah meneceritakan siapa itu gadis kecil beralis tebal dan bermata cemerlang yang dimaksud dalam judul tapi keberadaannya masih diragukan oleh tokoh aku dalam cerita tersebut. Dibuktikan dengan adanya kalimat Seorang gadis cilik beralis tebal berdiri sendirian di peron, memandangiku. Dan matanya itu, mata yang cemerlang itu, meski tidak memancarkan kegembiraan, tidak menyiratkan sedikit pun penderitaan atau sekadar kegelisahan seperti umumnya kebanyakan mata anak gelandangan.  Dalam benak saya menganggap bahwa cerpen ini akan memiliki cerita  yang lugas maknanya tetapi setelah membaca keseluruhan dari cerpen ini maknanya pun tersirat.
Awal membaca cerpen ini saya dibingungkan dengan nama stasiun kereta api yang akan ditumpaki oleh  tokoh aku dalam cerpen tersebut. Aku melihatnya dari jendela kereta api menjelang keberangkatanku dari stasiun S menuju kota J. Selain itu, nama kotanya pun tidak jelas disebutkan dalam cerita tersebut mungkin ada maksud lain dari pengarang untuktidak menonjolkan cerita tersebut ke dalam karyanya atau bisa juga pengarang ingin menggunakan gaya yang berbeda ketika menuangkannya ke dalam karyanya. Tetapi, menurut  saya , seharusnya kalau nama tempat itu penting untuk disampaikan kepada pembaca agar pembaca benar-benar tahu kejadian ini itu terjadi dimana dan ketika berimajinasi pun akan sampai dan terlihat lebih nyata-nyata.
Dilihat dari segi bahasanya cerpen ini juga mudah dipahami oleh pembacakarena menggunakan bahasa sehari-hari yang biasa digunakan dalam berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Kejadian-kejadian yang terjadi dalam cerpen ini pun tidak asing lagi bagi lingkungan masyarakat ketika menyabut tamu  sehingga ceritanya lebih terkesan benar-benar terjadi dan nyata. Cara penyajian cerpen ini pun sangat indah karena bisa memberikan tebakan yang menarik kepada pembacanya terkait dengan gadis yang beralis tebal dan bermata cemerlang itu di awal cerita. Pengarang diawal cerita yang dimaksud gadis yang beralis tebal dan bermata cemerlang itu gadis yang  didapati tokoh aku ketika akan berangkat ke stasiun. Tetapi, setelah itu pengarang menggambarkan gadis yang beralis tebal dan bermata cemerlang itu istri dari Salhan yang termasuk teman kenalan tokoh aku yang akan dikunjungi rumahnya oleh tokoh aku. Kulihat di depanku, seorang perempuan menatapku. Alisnya tebal, matanya cemerlang, dan senyumnya manis sekali; persis seperti yang dimiliki gadis kecil yang menatapku di stasiun S. Tak mungkin perempuan ini ibu dari gadis cilik itu. Terlalu muda sebagai ibu. Atau kakaknya? Tapi Sahlan pernah mengatakan dia hanya mempunyai seorang adik perempuan. Tokoh aku membayangkan bahwa gadis yang beralis tebal dan bermata cemerlang itu adalah adiknya atau bahkan  dia adalah ibunya. Kulihat di depanku, seorang perempuan menatapku. Alisnya tebal, matanya cemerlang, dan senyumnya manis sekali; persis seperti yang dimiliki gadis kecil yang menatapku di stasiun S. Tak mungkin perempuan ini ibu dari gadis cilik itu. Terlalu muda sebagai ibu. Atau kakaknya? Tapi Sahlan pernah mengatakan dia hanya mempunyai seorang adik perempuan.
Jadi,  dalam cerpen ini terdapat keberagamanan penyampaian terhadap satu maksud yang dituju dan dicari keberadannya yang ditunggu-tunggu oleh tokoh aku. Padahal yang ditunggu-tunggu oleh tokoh aku adalah istri dari salhan yang merupakan teman kenalannya. Dibuktikan dengan adanya kalimat “O ya, kenalkan dulu, ini Shakila,” katanya sambil melirik perempuan bermata cemerlang di sampingnya, “Adikku. Adik ketemu gede, ha-ha. Istriku tercinta!” Deg. Ada sesuatu seperti memalu dadaku. Ternyata istrinya. Asem, kau Sahlan, batinku. Cerpen ini juga memiliki pengimajinasian yang bagus tetapi ceritanya da yang masih monoton karena setelah menceritakan di awal tentang gadis yang beralis tebal dan bermata cemerlang tersebut terjadi di latar stasiun  kereta api di kota tertentu kemudian di lain situasi masih bercerita tentang hal tersebut lagi yang melatarbelakangi latar kereta api tersebut sehingga pembaca seakan-akan sudah tahu kejadian tersebut terjadi . Dibuktikan   dengan kalimat  Itulah istriku yang lebih suka kusebut dan kuperkenalkan sebagai adikku. Perkenalanku dengannya juga cukup aneh. Waktu itu aku sedang berada di atas kereta yang akan berangkat dari stasiun S. Dari jendela kereta, kulihat dia, waktu itu masih seorang gadis kecil, berdiri dekat gerbong keretaku. Matanya yang cemerlang memandang lurus ke mataku tanpa berkedip. Aku mencoba tersenyum. Ternyata dia membalas senyumanku dengan senyumannya yang manis itu.” Selain itu, dalam cerita tersebut juga masih kurang karena naa kta dan stasiun yang diceritakan lagi dalam situasi yang berbeda juga masih belum jelas nama kota yang ditujunyamasih menggunakan inisal.  Sahlan berhenti sejenak matanya menerawang, seolah-olah sedang mengingat-ingat masa lalu. Aku sendiri kontan teringat gadis kecil beralis tebal yang juga memandangiku di stasiun S ketika keretaku akan berangkat.
Cerpen tersebut juga mengisahkan bahwa pertemuan tokoh aku di dalam kereta dan di stasiun bertemu dengan gadis beralis tebal dan bermata cemerlang itu sama dengan pertemuan tokoh salhan dengan istrinya yang selalu bilang bahwa istrinya juga memiliki alis tebal dan bermata cemerlang. Walaupun hanya senyum juga sudah bisa mengutakan maksud hatinya. Tiba-tiba Sahlan menepuk lenganku dan berkata seolah-olah dia tahu apa yang sedang kupikirkan, “Kau tahu, adikku itu, eh, istriku itu, betul-betul perempuan istimewa. Betul-betul istimewa. Dia berbicara tidak menggunakan mulut. Mulutnya hanya untuk tersenyum dan bernyanyi. Mungkin kau mendengar nyanyian India tadi, itulah lagu kesukaannya. Merdu ya?! Tapi dia hanya berkata-kata dengan matanya dan sesekali dengan senyumnya.





Rabu, 27 Desember 2017

'' UAS SBM 3D PBSI TA 2017/2018 "

Bapak saya Faidatun Mujawanah, 16410169, PBSI 3D, berikut ini saya lampirkan hasil pekerjaan UAS saya, silahkan klik link di bawah ini klik di sini UAS SBM 3D PBSI TA 2017/2018

Jumat, 21 April 2017

Kartini Masa Kini

Pejuang emansipasi wanita  kleas 2D PBSI Tahun 2016/2017. Selamat hari Kartini semua warga Indonesia semga kita bisa meneladani sifat-sifat beliau yang gigih, cerdas, dan menjunjung tinggi martabat wanita. Perlu kita ketahui, kita lahir dari seorang Ibu yang sangat luar bisa hebatnya menuntun, mendidik dan mengajarkan kita mandiri . Semua ini karena jasa beliau RA Kartini  yang telah menjajarkan kedudukan wanita sebagai mana mestinya
Tari kreasi jawa modern, ditarikan oleh juara 1 tari kreasi jawa modern pada PBSD😁

Tiket Semarak Kartini tahun 2017 
(Perempuan berkarya)

Sketsa wajah kartini
 Aku tiada hendak melihat, tetapi mataku tinggal terbeliak juga, dan pada kakiku ternganga jurang yang dalam sedalam-dalamnya, tetapi bila aku menengadah, melengkunglah langit yang hijau terang cuaca di atasku dan sinar matahari keemasan bercumbu-cumbuan, bersenda gurau dengan awan putih bagai kapas itu; maka dalam hatiku terbitlah cahaya terang kembali! (kepada Nona E.H. Zeehandelaar. Januari 12, 1900.)"


Acara Semarak Kartini 2017
Perempuan Berkarya
Di selenggarakan oleh BEM FPBS UPGRIS
yg di sponsori oleh Wardah, Mustika Ratu, Natasha, Telkomsel, dan Semarang Tv. Dan dihadiri oleh:
1. Ibu Wali kota Semarang
Ir.Hevearita Gunaryanti R
2. Ibu Diah Pradipta Sari
3. Mega Prabowo putri favorit Indonesia Jawa Tengah 2017
Acara tersebut di buka oleh Bapak Rektor Upgris dan Ibu Walikota Semarang dengan pemukulan gong. Runtutan pada acara tersebut  yaitu Sambutan-sambutan, Pemotretan sketsa wajah RA Kartini, Talk Show, Pemilihan 21 finalis Putri Kartini 2017, Pengumumuan pemeran Opera Of Life Kartini, Pengumuman Lomba melukis sketsa Wajah RA Kartini, dan Pengumuman Putri kartini 2017

#Deskripsi_acara
#BEMFPBSUPGRIS
#PBSI

10 finalis Putri Kartini 2017 
Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. kehidupan manusia serupa alam” (Kartini - Habis Gelap Terbitlah Terang)



20 finalis yang lolos seleksi tes tertulis
Tunjuka semangat yang luar biasa untuk negeri kita tercinta ini agar membawa perubahan☺
Sesi Talk Show oleh
1. Ibu Wali kota Semarang
Ir.Hevearita Gunaryanti R
2. Ibu Diah Pradipta Sari
3. Mega Prabowo putri favorit Indonesia Jawa Tengah 2017